Website yang berisi informasi dunia terbaru dan terpercaya serta teraktual di Indonesia

Senin, 15 Maret 2021

Perempuan Bercadar Pelihara 70 Anjing Liar

| Senin, 15 Maret 2021

Warga Protes Perempuan Bercadar Pelihara 70 Anjing Liar


Perempuan Bercadar Pelihara 70 Anjing Liar

Fmdiscioglu.com - Perempuan Bercadar Pelihara 70 Anjing Liar - Perempuan bercadar bernama Suhaesti Sutrisno (41) yang memelihara puluhan ekor anjing di Bogor, Jawa Barat, kini viral di media sosial. Hesti disorot ormas setempat protes dan hendak mengusir anjir-anjing peliharaannya.

Suhaesti Sutrisno  atau yang akrab di sapa Hesti itu memang mendedikasikan hidupnya untuk mengurus dan menjaga hewan liar yang tidak terurus di jalanan, seperti kucing dan anjing. Ia menampung anjing dan kucing liar itu di rumah penampungan sementara atau green house di kawasan Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat.

Untuk sejauh ini, Hesti menampung sebanyak 70an ekor anjing liar yang terlantar untuk dirawat di shelter anjing green house. Hesti pun mengaku anjing-anjing liar itu dirawat dengan baik, diberi makan dan di suntik vaksin rabies agar terhindar dari virus berbahaya. 

Di dalam green house itu pula dilengkapi kandang-kandang dan septik tank khusus untuk membuang kotoran hewan. Hal ini pun sehingga tidak mencemarkan lingkungan. 

Perempuan bercadar ini memang tidak setiap harinya tinggal di Kampung Gunung Mulya, Tenjolaya. Meskipun asli Kampung Gunung Mulya, namun sehari-hari di Pamulang. Tangerang selatan. Green house tempat penampungan anjing ini pun dia bangun di lahan milihnya sendiri. 

Hesti mengatakan, di Pamulang masih ada alhamdulillah, ada 39 anjing, kalau disini (Green House Tenjolaya) ada 70.

Keberadaan Green house yang digunakan untuk menampung puluhann anjing liar ini belakangan disorot warga setempat. Pasalnya warga yang terganggu meminta penampungan LSM setempat untuk memprotes keberadaan anjing-anjing yang ditampung Hesti di Green house. Warga pun menuntut agar Hesti secepatnya mengosongkan Green house dari anjing-anjing liar tersebut.

Ia mengaku merawat puluhan anjir liar di sebuah lahan yang tidak jauh dari pemukiman warga sejak Agustus tahun lalu. Kini anjing yang dia tampung belum sebanyak seperti sekarang. Warga sekitar pun sebenarnya sudah paham dengan keberadaan green house, sebab di kampung tersebut juga banyak anjing liar. 

Sementara itu, Camat Tenjolaya, Farid maruf membenarkan ada forum diskusi bersama pemilik green house. Dari pertemuan tersebut, disampaikan bahwa warga menolak akan aktivitas shelter anjing. Kemudian, warga dan masyarakat setempat menyebut ada fatwa MUI yang melarang kegiatan tersebut dan mendorong agar ditangani oleh Dinas Peternakan. 

Hesti pun mengakut tidak masalah dengan keberatan beberapa warga soal keberadaan green house yang berisi anjing liar yang dia pelihara. Bahkan, ia tak gentar jika anntinya ada pihak yang akan memperkarakan ke meja hijau karena dianggap mengganggu ketentraman. 

Sumber : CNN.com

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar